Skip to content
Panduan setup PTZ camera eStream dengan IP Joystick Controller eStream

Panduan setup PTZ camera eStream dengan IP Joystick Controller eStream

Panduan Setup Koneksi PTZ Camera eStream (VS-20P / VS-30P) dengan IP Joystick Controller JY-CTIP
Edukasi · Setup & Konfigurasi · eStream

Menghubungkan PTZ Camera eStream
dengan IP Joystick Controller JY-CTIP

Panduan lengkap langkah demi langkah — dari setting IP address controller hingga menambahkan lebih dari satu kamera PTZ dalam satu sistem kontrol.

Salah satu kendala paling umum saat instalasi PTZ camera adalah controller yang "tidak menemukan" kameranya — padahal semua kabel sudah tersambung. Hampir selalu, akar masalahnya ada di satu tempat: IP address controller dan kamera berada di network segment yang berbeda. Panduan ini akan memandu kamu menyambungkan PTZ camera eStream (VS-20P / VS-30P) dengan IP Joystick Controller eStream (JY-CTIP) — dijamin runtut dan mudah diikuti, bahkan jika ini pertama kalinya kamu melakukan setup jaringan PTZ.

Yang Akan Kita Lakukan
01Memahami konsep network segment — kenapa ini kunci utama
02Menyalakan dan menyambungkan controller JY-CTIP
03Mengubah IP address controller agar satu segmen dengan PTZ
04Menambahkan kamera PTZ ke controller (Add Network Device)
05Menambahkan kamera PTZ kedua, ketiga, dan seterusnya
06Mengubah IP address PTZ via web browser (jika diperlukan)
07Catatan penting & troubleshooting koneksi
Default IP Address
PTZ Camera eStream
VS-20P / VS-30P
192.168.100.88
Port kontrol VISCA(UDP): 1259
Default IP Address
IP Joystick Controller
eStream JY-CTIP
192.168.5.180
Perlu diubah agar satu segmen dengan PTZ

01 — Kenapa Controller Tidak Bisa "Melihat" Kamera?

Sebelum masuk ke langkah teknis, pahami dulu satu prinsip jaringan yang menjadi dasar dari seluruh proses setup ini: dua perangkat hanya bisa saling berkomunikasi dalam jaringan lokal jika keduanya berada di network segment yang sama.

Sebuah alamat IP seperti 192.168.100.88 terdiri dari dua bagian penting untuk dipahami di sini: tiga angka pertama adalah segment (menentukan "jaringan" mana perangkat itu berada), dan angka terakhir adalah host atau alamat unik milik perangkat itu sendiri di jaringan tersebut.

Anatomi alamat IP — segment vs host
192
.
168
.
100
.
88
Network Segment — harus SAMA di kedua alat
Host Address — harus BERBEDA di tiap alat
Jika controller ada di segment 192.168.5.x sementara kamera PTZ ada di segment 192.168.100.x — keduanya seperti berada di "jalan" yang berbeda dan tidak akan pernah bisa saling menyapa, meski kabel LAN sudah tersambung sempurna secara fisik.
Strategi yang Kita Pakai di Panduan Ini

Karena IP address default pabrik dari PTZ eStream adalah 192.168.100.88, cara paling praktis adalah menyesuaikan IP controller supaya masuk ke segment 192.168.100.x — bukan sebaliknya. Ini menghindari kita harus membongkar setting kamera PTZ yang mungkin sudah terpasang di banyak titik lokasi.

02 — Menyalakan dan Menyambungkan Controller

IP Joystick Controller JY-CTIP bisa dinyalakan dengan dua cara. Untuk proses setting awal IP address, controller wajib terhubung kabel LAN ke komputer atau ke jaringan lokal — apapun metode powernya.

1
Pilih metode power controller
Cara 1 — Power Adaptor bawaan: sambungkan adaptor ke controller, lalu tetap sambungkan kabel LAN terpisah dari controller ke komputer/switch untuk keperluan setting IP address.

Cara 2 — PoE (Power over Ethernet): sambungkan controller ke switch PoE menggunakan satu kabel LAN saja — kabel ini otomatis memberi daya sekaligus koneksi data ke controller.
2
Cek tampilan awal controller saat pertama menyala
Pada saat pertama kali dinyalakan, layar controller akan menampilkan informasi IP address default-nya. Ini mengonfirmasi bahwa IP address default controller JY-CTIP adalah 192.168.5.180 — seperti terlihat di bagian atas layar.
Tampilan awal layar IP Joystick Controller eStream menampilkan IP address default 192.168.5.180

03 — Mengubah IP Address Controller

Langkah ini adalah inti dari keseluruhan setup: mengubah segment IP controller dari 192.168.5.x menjadi 192.168.100.x agar satu "jalan" dengan kamera PTZ.

3
Buka menu Setup di controller
Tekan tombol Setup pada controller, lalu gunakan navigasi cursor untuk memilih menu Network Attribute. Tekan tombol Enter untuk masuk ke menu tersebut.
Menu Setup pada controller dengan pilihan Network Attribute
4
Layar pengisian detail network akan terbuka
Controller akan menampilkan form isian untuk IP Address, Gateway, Netmask, dan DNS milik controller itu sendiri.
Form isian network attribute controller
5
Isi data network sesuai segment IP PTZ
Sesuaikan setiap kolom dengan nilai berikut — mengikuti segment default PTZ eStream 192.168.100.x:
IP Address192.168.100.180
Gateway192.168.100.1
Netmask255.255.255.0
DNS0.0.0.0
Angka host terakhir (.180) sengaja dipertahankan dari default agar mudah diingat — yang berubah hanya bagian segment-nya. DNS diisi 0.0.0.0 jika lokasi tidak memiliki setting DNS khusus.
Pengisian IP address, gateway, netmask, dan DNS pada controller
6
Simpan dan tunggu controller restart otomatis
Tekan tombol Enter untuk menyimpan. Controller akan restart secara otomatis. Setelah menyala kembali, cek bagian atas layar — IP address controller sudah berubah sesuai yang baru saja diisi.
Tampilan controller setelah restart dengan IP address baru
Checkpoint

Setelah langkah ini, controller sudah berada di segment 192.168.100.x — segment yang sama dengan PTZ camera. Ini adalah syarat mutlak sebelum lanjut ke langkah berikutnya. Jika IP controller belum berubah, ulangi dari langkah 3.

04 — Menambahkan Kamera PTZ ke Controller

Setelah controller berada di segment yang sama, langkah berikutnya adalah mendaftarkan kamera PTZ ke dalam sistem controller supaya bisa dikontrol.

7
Buka menu Setup → Add Network Device
Tekan tombol Setup pada controller, lalu pilih menu Add Network Device dan tekan Enter.
Menu Setup dengan pilihan Add Network Device
8
Form pendaftaran kamera PTZ akan terbuka
Controller menampilkan form isian untuk detail kamera PTZ yang akan disambungkan — mencakup channel, protocol, IP address, port, dan brand.
Form pendaftaran kamera PTZ baru di controller
9
Isi detail kamera PTZ eStream
Untuk menyambungkan PTZ eStream (VS-20P / VS-30P), isi form sesuai nilai berikut:
Channel1 (nomor kamera, bebas dipilih)
ProtocolVISCA (UDP)
IP Address192.168.100.88
Port1259
BrandVHD
Channel adalah nomor urut kamera di sistem controller — gunakan channel 1 untuk kamera pertama. Protocol VISCA (UDP) dan port 1259 adalah standar bawaan pabrik untuk PTZ eStream — tidak perlu diubah kecuali kamera sudah dikonfigurasi khusus.
Pengisian channel, protocol, IP address, port, dan brand kamera PTZ
10
Simpan dan keluar dari menu
Tekan Enter untuk menyimpan data kamera, lalu tekan Esc untuk keluar dari menu setup. Layar utama controller akan menampilkan info IP address PTZ yang baru saja ditambahkan — menandakan kamera sudah terdaftar dan siap dikontrol.
Tampilan controller menunjukkan kamera PTZ berhasil ditambahkan
Selesai!

Kamera PTZ eStream sekarang sudah terhubung dan bisa dikontrol menggunakan joystick — coba gerakkan pan/tilt/zoom untuk memastikan responnya sesuai.

05 — Menambahkan Kamera PTZ Kedua, Ketiga, dan Seterusnya

Satu controller JY-CTIP bisa mengontrol lebih dari satu kamera PTZ sekaligus. Caranya sama persis dengan langkah menambah kamera pertama — hanya perlu diperhatikan dua hal berikut.

11
Ulangi proses Add Network Device
Masuk ke menu Setup → Add Network Device seperti pada langkah sebelumnya, lalu isi detail kamera kedua. Gunakan Channel 2 (atau nomor lain yang belum dipakai) — jangan gunakan channel yang sudah ditempati kamera pertama.
12
Pastikan setiap kamera memiliki IP address yang unik
Ini adalah syarat mutlak: setiap kamera PTZ dalam satu jaringan harus memiliki IP address yang berbeda satu sama lain. Jika kamera kedua masih menggunakan IP default pabrik 192.168.100.88 yang sama dengan kamera pertama, akan terjadi IP conflict dan salah satu (atau keduanya) tidak akan bisa dikontrol dengan benar.
🚫
IP Conflict — Kesalahan Paling Sering Terjadi

Semua PTZ eStream keluar dari pabrik dengan IP address default yang sama persis: 192.168.100.88. Jika kamu memasang dua atau lebih kamera PTZ eStream dalam satu jaringan tanpa mengubah IP address masing-masing terlebih dahulu, akan terjadi bentrok alamat (IP conflict) dan controller tidak akan bisa membedakan kamera satu dengan yang lain. Ubah IP address setiap kamera tambahan terlebih dahulu sebelum menyambungkannya ke jaringan yang sama — caranya ada di bagian berikutnya.

06 — Mengubah IP Address Kamera PTZ via Web Browser

Untuk mengubah IP address kamera PTZ eStream (misalnya sebelum memasang kamera kedua), kamu bisa melakukannya melalui web browser di laptop atau PC — tidak perlu software tambahan.

1
Samakan dahulu segment IP komputer dengan kamera PTZ
Sebelum bisa mengakses kamera, ubah sementara IP address komputer/laptop kamu ke segment yang sama dengan PTZ — misalnya 192.168.100.50 (pastikan digit terakhir berbeda dari .88 milik kamera). Setting ini ada di Network Settings di Windows/Mac.
2
Buka IP address kamera di browser
Buka browser (Chrome, Edge, Safari, dll), ketik IP address kamera PTZ di address bar — contoh: 192.168.100.88 — lalu tekan Enter.
3
Login menggunakan kredensial default
Saat diminta username dan password, masukkan kredensial default pabrik:
Usernameadmin
Passwordadmin
4
Masuk ke menu Network dan ubah IP address
Setelah berhasil login ke halaman web kamera, cari menu Network. Ubah IP address kamera (dan gateway-nya jika perlu) ke alamat baru yang unik — misalnya 192.168.100.89 untuk kamera kedua. Simpan perubahan, kamera akan restart otomatis dengan IP address yang baru.
5
Kembalikan setting IP komputer seperti semula
Jangan lupa langkah terakhir ini — kembalikan IP address komputer/laptop ke setting semula (biasanya DHCP/otomatis) agar komputer bisa kembali tersambung normal ke jaringan internet atau jaringan kantor/lokasi seperti sebelumnya.
💡
Setelah IP Kamera Diubah

Jika kamera yang IP-nya baru saja diubah sudah pernah terdaftar di controller dengan IP lama, kamu perlu memperbarui data channel kamera tersebut di controller (ulangi langkah Add Network Device dengan IP address yang baru) agar controller mengenali alamat yang benar.

07 — Catatan Penting Sebelum dan Sesudah Setup

Hampir seluruh kasus "controller tidak bisa kontrol kamera" disebabkan oleh hal-hal sederhana yang terlewat. Berikut daftar yang wajib dicek.

Checklist Sebelum Menyatakan "Tidak Bisa Connect"
Urutkan pengecekan dari yang paling sering jadi penyebab.
Kabel LAN benar-benar tersambung dengan baik di kedua ujung — baik di controller maupun di switch/router. Kabel yang longgar atau rusak adalah penyebab paling umum dan paling sering terlewat karena terlihat "sudah tersambung".
Lampu indikator LAN menyala/berkedip di port kabel — baik di controller, di switch, maupun di kamera PTZ. Lampu mati menandakan tidak ada koneksi fisik yang aktif, bukan sekadar masalah setting.
Controller dan kamera PTZ berada di segment IP yang sama — tiga angka pertama harus identik (contoh: sama-sama 192.168.100.x).
Tidak ada IP address yang bentrok (conflict) — setiap perangkat di jaringan yang sama harus punya digit terakhir (host) yang berbeda.
Data yang diisi di Add Network Device sudah benar — IP address, port (1259), protocol (VISCA UDP), dan brand (VHD) sesuai dengan kamera yang disambungkan.
Jika menggunakan switch/router tambahan, pastikan switch tersebut menyala dan tidak sedang bermasalah — coba tes dengan menyambungkan perangkat lain (misalnya laptop) ke switch yang sama untuk memastikan switch berfungsi normal.
Gejala Kemungkinan Penyebab & Solusi
Controller menyala tapi tidak muncul IP kamera sama sekali Kamera belum didaftarkan via Add Network Device. Ulangi langkah 07–10.
Sudah didaftarkan tapi kamera tidak bergerak saat joystick digerakkan Kemungkinan besar controller dan kamera belum satu segment IP, atau kabel LAN longgar/tidak tersambung sempurna. Cek ulang langkah 03–06.
Dua kamera terpasang, tapi hanya satu yang merespons Kemungkinan IP address kedua kamera masih sama (IP conflict). Ubah IP salah satu kamera via web browser — lihat bagian 06.
Kamera sempat berfungsi normal, lalu tiba-tiba tidak merespons Cek kabel LAN dan lampu indikator port — kemungkinan ada kabel yang tercabut atau longgar akibat pergeseran perangkat/instalasi.
Tidak bisa akses halaman web kamera dari browser Pastikan IP komputer sudah disesuaikan ke segment yang sama dengan kamera (langkah 1 pada bagian 06) sebelum mencoba mengakses.

Sistem PTZ yang Siap Dipakai,
Tanpa Drama Koneksi

Dengan memahami konsep network segment sejak awal, proses setup PTZ eStream dan controller JY-CTIP jadi jauh lebih mudah diprediksi — dan lebih cepat ditangani jika suatu saat ada kendala di lokasi.

Lihat Produk eStream di Core Media
eStream PTZ Camera VS-20P VS-30P JY-CTIP IP Joystick Controller VISCA over IP Setup PTZ Camera Network Segment IP Address Conflict Panduan Instalasi PTZ Multi Kamera PTZ Troubleshooting PTZ Konfigurasi Kamera Broadcast
Previous article Apa Itu Kamera PTZ? Panduan Lengkap Cara Kerja & Kapan Harus Pakai
Next article DaVinci Resolve Bukan Hanya Color Grading: Panduan Lengkap Platform Post-Production