Industri broadcast sedang mengalami pergeseran fundamental: dari kabel SDI yang sudah puluhan tahun menjadi tulang punggung studio, menuju sinyal video yang mengalir di atas jaringan Ethernet biasa. DeckLink IP adalah cara Blackmagic menjawab transisi ini — membawa semua fitur DeckLink yang sudah teruji ke dalam ekosistem IP broadcast SMPTE ST 2110, tanpa memaksa kamu mengganti semua software yang sudah berjalan.
2110SMPTE ST Standard
8 chMax Channel (100G)
10-bitUncompressed Quality
4Kp60Max Resolusi
DeckLink SDI vs DeckLink IP — Apa yang Berubah?
Sebelum masuk ke spesifikasi model, memahami perbedaan fundamental antara DeckLink SDI konvensional dan DeckLink IP adalah kunci untuk menentukan apakah DeckLink IP relevan untuk workflow kamu.
DeckLink SDI (konvensional) vs DeckLink IP (SMPTE ST 2110)
Koneksi
Kabel koaksial BNC — satu kabel per sinyal
Infrastruktur
Router SDI, patch panel koaksial, kabel point-to-point
Skalabilitas
Terbatas fisik — setiap channel butuh kabel sendiri
Distribusi
Satu ke satu — butuh DA (distribution amp) untuk multiply
Jarak
Terbatas kabel fisik — 100–400m untuk SDI standard
Setup
Mature, stabil, dimengerti semua teknisi broadcast
DeckLink IP (SMPTE ST 2110)
Koneksi
Ethernet RJ45 atau fiber SFP — satu kabel, banyak sinyal
Infrastruktur
Managed Ethernet switch + PTP clock — jaringan data biasa
Skalabilitas
Fleksibel — tambah channel tanpa tambah kabel fisik
Distribusi
Multicast native — satu sumber ke banyak tujuan sekaligus
Jarak
Tidak terbatas dengan fiber — km tanpa degradasi sinyal
Setup
Butuh managed switch + network knowledge + PTP configuration
Keunggulan utama DeckLink IP
Software yang Sama, Infrastruktur yang Berbeda
Ini adalah proposisi utama DeckLink IP: kamu tidak perlu mengganti DaVinci Resolve, Premiere Pro, Media Composer, atau software apapun yang sudah berjalan. DeckLink IP terlihat persis seperti DeckLink SDI dari sudut pandang software — karena menggunakan driver dan SDK yang sama. Yang berubah hanya di sisi koneksi fisik: dari kabel koaksial ke Ethernet. Semua script, semua workflow, semua konfigurasi software tetap identik.
Memahami SMPTE ST 2110 — Standar yang Menjalankan DeckLink IP
SMPTE ST 2110 adalah standar internasional yang mendefinisikan cara mengirim video, audio, dan data ancillary secara terpisah melalui jaringan IP managed. Inilah yang membedakannya dari NDI atau streaming biasa.
Di dalam ST 2110, setiap jenis data punya standar turunan sendiri: ST 2110-20 untuk video uncompressed, ST 2110-21 untuk traffic shaping dan timing, ST 2110-30 untuk audio, dan ST 2110-40 untuk ancillary data seperti closed captions dan timecode. Seluruh sistem disinkronkan via PTP (Precision Time Protocol) — jam presisi yang memastikan semua perangkat di jaringan berjalan pada timing yang sama.
Mengapa ST 2110 Bukan Sekadar Streaming Biasa
ST 2110 menggunakan multicast yang sangat efisien — satu sumber video bisa dikirim ke ratusan tujuan tanpa menggandakan beban jaringan. Ini tidak mungkin dengan SDI atau NDI biasa. Selain itu, video, audio, dan metadata dikirim terpisah di jalurnya masing-masing, sehingga setiap komponen bisa dirouting secara independen. Sebuah audio mixer bisa mengambil hanya audio dari sinyal kamera tertentu tanpa harus menerima video-nya sekaligus.
Empat Model DeckLink IP — Masing-masing untuk Skenario Berbeda
Koneksi10G Ethernet RJ45
Channel2× capture + playback simultan
Max Resolusi1080p60
Format720p, 1080i, 1080p
PCIex4 Gen 3 · Low Profile
Form FactorLow Profile (rack server)
Model entry untuk IP broadcast berbasis copper Ethernet. Cocok untuk production server yang terhubung ke switch 10GbE standar di fasilitas yang baru memulai migrasi ke ST 2110. Low profile memungkinkan instalasi di 1U atau 2U rack server yang kompak. RJ45 berarti kabel Cat6/Cat6A biasa sudah cukup — tidak perlu infrastruktur fiber.
Graphics Server
Entry IP Broadcast
Rack Server HD
DaVinci Resolve IP
KoneksiSFP+ Optical Fiber (10GbE)
Channel2× capture + playback simultan
Max Resolusi1080p60
Format720p, 1080i, 1080p
PCIex4 Gen 3 · Low Profile
SFP ModuleDibeli terpisah sesuai jarak
Identik dengan IP HD dalam kapabilitas video, tapi menggunakan SFP optical fiber. Fiber memberikan dua keunggulan besar: jarak yang tidak terbatas (dengan SFP yang sesuai) dan isolasi elektrikal penuh antar perangkat — penting untuk gedung bertingkat dan instalasi di mana ground loop bisa menjadi masalah. SFP module dibeli terpisah sesuai kebutuhan jarak dan tipe fiber.
Antar Gedung
Jarak Jauh
Ground Loop Isolation
OB Van
Koneksi IP10G Ethernet RJ45
Koneksi SDI3G-SDI + Ref Out
Channel IP2× capture + playback simultan
Max Resolusi1080p60
PCIex4 Gen 3
Ref OutBlack Burst / Tri-Level
Model paling strategis untuk fase transisi. Memiliki koneksi 2110 IP sekaligus 3G-SDI aktif bersamaan — server ini bisa bicara ke perangkat SDI lama dan infrastruktur IP baru secara simultan. Reference output juga tersedia untuk sinkronisasi dengan perangkat SDI. Pilihan tepat untuk studio yang sedang bermigrasi bertahap dari SDI ke IP tanpa harus mengganti semua perangkat sekaligus.
Migrasi SDI ke IP
Hybrid Infrastructure
Bridge SDI ↔ IP
Studio Transisi
Koneksi2× 100G QSFP28 (full redundancy)
ChannelUp to 8× Ultra HD simultan
Max Resolusi2160p60 (dengan IP10 codec)
IP10 Codec8 samples latency · 4Kp59.94/60
PCIex8 Gen 4 · Aux power required
RedundancyDual QSFP — full network failover
Flagship DeckLink IP untuk infrastruktur broadcast 4K penuh. Dua port QSFP28 memberikan 100GbE dan redundansi jaringan penuh — jika satu link putus, yang lain mengambil alih tanpa interupsi. Mendukung hingga 8 channel Ultra HD simultan capture dan playback. IP10 codec menyelesaikan masalah bandwidth 4Kp60 dalam 10GbE dengan latency hanya 8 samples — hampir tidak terasa. PCIe Gen 4 x8 dan auxiliary power diperlukan.
TV Broadcast 4K
8-Channel Server
Full Redundancy
AI GPU Processing
Virtual Set Server
Perbandingan Lengkap Empat Model
| Spesifikasi |
IP HD |
IP HD Optical |
IP/SDI HD |
IP 100G |
| Koneksi & Interface |
| Koneksi Ethernet |
10GbE RJ45 |
10GbE SFP+ Fiber |
10GbE RJ45 |
2× 100GbE QSFP28 |
| SDI Koneksi |
— |
— |
✓ 3G-SDI + Ref Out |
— |
| Redundant Network |
— |
— |
— |
✓ Dual Port |
| PCIe |
x4 Gen 3 |
x4 Gen 3 |
x4 Gen 3 |
x8 Gen 4 |
| Low Profile |
✓ |
✓ |
— |
— |
| Kapabilitas Video |
| Max HD Resolusi |
1080p60 |
1080p60 |
1080p60 |
1080p60 |
| Ultra HD (4K) |
— |
— |
— |
2160p60 (IP10) |
| Jumlah Channel |
2 ch |
2 ch |
2 ch IP |
Up to 8 ch UHD |
| Capture + Playback Simultan |
✓ |
✓ |
✓ |
✓ |
| 10-bit Uncompressed |
✓ |
✓ |
✓ |
✓ |
| SMPTE 2110 & Network |
| SMPTE 2110-20 Video |
✓ |
✓ |
✓ |
✓ |
| SMPTE 2110-30 Audio |
✓ |
✓ |
✓ |
✓ |
| PTP Clock Sync |
✓ |
✓ |
✓ |
✓ |
| NMOS (Virtual Router) |
✓ |
✓ |
✓ |
✓ |
| Multicast Support |
✓ |
✓ |
✓ |
✓ |
| Video Firewall |
✓ |
✓ |
✓ |
✓ |
| IP10 Codec (4K60 di 10G) |
— |
— |
— |
✓ |
Fitur Kunci yang Ada di Semua Model DeckLink IP
Video Firewall Bawaan
Ini bukan marketing term — ini arsitektur keamanan nyata. Semua video ditransfer melalui frame buffer hardware, bukan langsung ke memori komputer. Artinya port Ethernet DeckLink IP secara fisik terisolasi dari network stack komputer. Software jahat atau peretas tidak bisa mengakses jaringan 2110 IP melalui DeckLink IP.
Hardware-Level Security
NMOS — Virtual Routing
DeckLink IP mendukung NMOS IS-04 (discovery) dan IS-05 (connection management) — standar untuk membangun virtual router di jaringan 2110. Ini berarti Videohub Smart Control bisa me-route sumber ke tujuan di jaringan IP persis seperti meoperasikan router SDI fisik, tapi tanpa satu pun kabel SDI.
Videohub Compatible
PTP Clock Synchronization
Semua perangkat di jaringan 2110 harus berjalan pada timing yang sama. DeckLink IP menggunakan PTP (Precision Time Protocol) untuk sinkronisasi sub-microsecond dengan semua perangkat 2110 lain di jaringan. Ini menggantikan fungsi genlock di dunia SDI — tidak perlu black burst atau tri-level sync distribusi terpisah.
Sub-microsecond Sync
Multicast Distribution Native
Satu sumber video bisa dikirim ke ratusan destination tanpa menggandakan beban network. Managed switch Ethernet menangani multicast secara native — sangat berbeda dari SDI di mana setiap destination butuh kabel fisik atau distribution amplifier tersendiri. Ini yang membuat IP broadcast jauh lebih scalable dari SDI untuk fasilitas besar.
Unlimited Destinations
Capture dan Playback Simultan
Setiap channel di DeckLink IP bisa melakukan capture DAN playback pada waktu yang sama — bukan bergantian. Ini memungkinkan use case seperti live color grading di DaVinci Resolve: capture sinyal masuk, terapkan color correction, output keluar — semuanya real-time dalam satu workflow tanpa delay pipeline.
Simultaneous I/O
Kompatibel Semua Software DeckLink
Driver dan SDK yang identik dengan DeckLink SDI — DaVinci Resolve, Final Cut Pro, Premiere Pro, Media Composer, After Effects, Fusion, Pro Tools, semua langsung bekerja. Tidak ada plugin tambahan, tidak ada konfigurasi software khusus. Hanya setting destinasi network di Desktop Video Utility.
Zero Software Changes
Use Case Nyata: Siapa yang Membutuhkan DeckLink IP?
Studio TV yang menjalankan Unreal Engine atau Viz Engine untuk virtual set, atau server grafis yang menggenerate CG overlay dan lower third, kini bisa langsung terhubung ke infrastruktur 2110 IP tanpa perlu encoder/decoder SDI tambahan. DeckLink IP HD dipasang di server grafis — output grafis langsung jadi sumber 2110 IP yang bisa di-route ke mana saja di jaringan studio. Dengan IP HD Optical, server grafis bisa ditempatkan di server room yang jauh dari control room tanpa degradasi sinyal.
Tidak ada studio yang bisa mengganti semua peralatan SDI sekaligus. IP/SDI HD adalah jawaban untuk fase transisi: server workstation baru sudah terhubung ke jaringan 2110 IP via Ethernet, sementara juga masih bisa terima atau kirim sinyal 3G-SDI ke kamera, monitor, atau perangkat legacy yang belum diganti. Dalam satu workstation, DaVinci Resolve bisa capture dari IP network, edit, dan output ke SDI monitor lama — tanpa perlu konverter eksternal.
Satu server dengan DeckLink IP 100G bisa menangani 8 channel Ultra HD secara simultan — capture dan playback sekaligus. Untuk fasilitas broadcast besar, ini berarti satu workstation server bisa menggantikan puluhan perangkat SDI point-to-point. Redundansi jaringan dari dual QSFP28 memastikan tidak ada single point of failure. Cocok sebagai backbone server utama di fasilitas broadcast 4K penuh yang sudah full IP infrastructure.
DeckLink IP memungkinkan use case yang sebelumnya tidak mungkin: DaVinci Resolve sebagai live color correction dalam pipeline broadcast. Karena DeckLink IP mendukung capture dan playback simultan, Resolve bisa capture feed masuk dari jaringan 2110 IP, terapkan LUT atau live grade, dan output kembali ke jaringan — semuanya real-time dengan latency yang acceptable untuk siaran langsung. Setup yang biasanya butuh hardware color corrector dedicated ratusan juta rupiah kini bisa digantikan workstation Resolve dengan DeckLink IP.
Salah satu use case paling menarik yang disebutkan Blackmagic: rak server GPU yang menjalankan AI image processing — noise reduction, upscaling, frame interpolation — langsung terhubung ke jaringan 2110 IP. DeckLink IP 100G menerima video dari jaringan, GPU server memprosesnya, hasil keluar kembali ke jaringan — semuanya dalam standar 2110 yang kompatibel dengan seluruh ekosistem. Tanpa encoder/decoder SDI yang menambah latency dan titik kegagalan.
⚠️
DeckLink IP Butuh Infrastruktur yang Tepat
DeckLink IP bukan plug-and-play seperti DeckLink SDI. Ini membutuhkan: (1) Managed Ethernet switch yang mendukung IGMP Snooping dan multicast — bukan switch unmanaged biasa. (2) PTP Grandmaster Clock untuk sinkronisasi semua perangkat 2110. (3) Network yang dikonfigurasi khusus untuk traffic 2110 IP — QoS, VLAN, dan bandwidth planning. Jika infrastruktur jaringan belum ada, biaya dan kompleksitasnya bisa melebihi benefit yang didapat. DeckLink IP optimal untuk fasilitas yang sudah berkomitmen atau sedang bermigrasi ke IP infrastructure.
DeckLink IP — Model Mana yang Tepat?
Jawab pertanyaan ini untuk menemukan model yang paling sesuai dengan situasi kamu.
Infrastruktur SDI masih aktif dan butuh tetap digunakan selama transisi ke IP?
Studio yang belum bisa ganti semua perangkat SDI sekaligus — butuh bridging dua dunia.
→ DeckLink IP/SDI HD
Butuh 8 channel Ultra HD simultan, full redundancy, dan fasilitas sudah full 2110 IP?
TV broadcast besar, OB van flagship, atau fasilitas dengan infrastruktur 100GbE.
→ DeckLink IP 100G
Server atau workstation berada di lokasi berbeda (antar lantai, antar gedung, atau OB van)?
Butuh kabel yang tidak sensitif terhadap interferensi dan tidak terbatas jarak copper.
→ DeckLink IP HD Optical
Server graphics, editing workstation, atau AI processing server yang terhubung ke switch 10GbE di ruangan yang sama?
Deployment standar di server rack yang dekat dengan switch manageable.
→ DeckLink IP HD
Studio belum punya managed switch, PTP clock, atau tim IT yang familiar dengan IP broadcast?
Infrastruktur jaringan broadcast belum ada sama sekali.
→ DeckLink SDI lebih tepat dulu
Spesifikasi Teknis Bersama Semua Model
SMPTE 2110 Support
| ST 2110-20 |
Uncompressed video transport |
| ST 2110-21 |
Traffic shaping dan timing |
| ST 2110-30 |
Audio transport (PCM) |
| ST 2110-40 |
Ancillary data (timecode, closed captions, dll) |
| PTP (IEEE 1588) |
Precision Time Protocol untuk sinkronisasi |
| NMOS IS-04 |
Discovery dan registration perangkat IP |
| NMOS IS-05 |
Connection management antara perangkat IP |
Format Video yang Didukung
| Standard Definition |
525i59.94 · 625i50 |
| HD (semua model) |
720p50/59.94/60 · 1080i50/59.94/60 · 1080p23.98/24/25/29.97/30/50/59.94/60 |
| Ultra HD (100G only) |
2160p23.98/24/25/29.97/30/50/59.94/60 |
| Video Quality |
10-bit uncompressed · Apple ProRes · DNxHD · DNxHR · AVC-Intra dan lainnya |
Software yang Disupport
| Termasuk gratis |
DaVinci Resolve · Media Express · Disk Speed Test · LiveKey · Blackmagic Desktop Video Utility |
| Editing |
Final Cut Pro · Adobe Premiere Pro · Avid Media Composer |
| VFX & Compositing |
Fusion · Adobe After Effects · Autodesk Flame · Photoshop |
| Audio |
Avid Pro Tools · Steinberg Cubase |
| OS |
macOS · Windows · Linux |
IP Broadcast Bukan Masa Depan —
Ini Sudah Terjadi Sekarang
DeckLink IP adalah investasi untuk infrastruktur yang akan mendefinisikan broadcast lima hingga sepuluh tahun ke depan. Dengan software yang sama dan kualitas video yang sama, hanya koneksinya yang berubah — dari kabel koaksial ke Ethernet.
Blackmagic Design
DeckLink IP
SMPTE ST 2110
IP Broadcast
10GbE
100GbE
DeckLink IP HD
DeckLink IP 100G
PTP Clock
NMOS
Virtual Router
IP10 Codec
DaVinci Resolve
Live Color Grading
Broadcast Infrastructure