Lanjut ke koneten
Apa itu NDI? Kirim Video melalui Network? Full NDI vs NDI|HX / HX2 / HX3?

Apa itu NDI? Kirim Video melalui Network? Full NDI vs NDI|HX / HX2 / HX3?

Full NDI vs NDI|HX3: Memilih Teknologi NDI yang Paling Tepat untuk Produksi Live

Seiring berkembangnya dunia live streaming dan produksi video, kebutuhan akan sistem yang praktis dan fleksibel makin tinggi. Kalau dulu hampir semua setup bergantung pada kabel SDI/HDMI, sekarang banyak produksi mulai beralih ke Video over IP (VoIP) salah satunya menggunakan teknologi NDI® (Network Device Interface).

Namun ketika mencari perangkat NDI (kamera PTZ, encoder/decoder, atau software produksi), kita akan sering menjumpai istilah seperti:

  • Full NDI (High Bandwidth NDI)

  • NDI®|HX

  • dan versi paling baru: NDI®|HX3

Nah, pertanyaannya: apa perbedaannya? mana yang lebih bagus? dan kapan sebaiknya memakai Full NDI atau HX3?

Di artikel ini, kita bahas lengkap dengan bahasa yang mudah dipahami agar pembaca bisa mengambil keputusan lebih tepat.


Apa Itu NDI Singkatnya?

NDI adalah teknologi yang memungkinkan sinyal video ditransmisikan melalui jaringan komputer (LAN). Jadi, video tidak harus selalu lewat kabel SDI/HDMI—kamu bisa kirim dan terima video cukup lewat Ethernet dan switch jaringan.

Dengan cara ini, proses produksi bisa jadi jauh lebih praktis, misalnya:

  • beberapa kamera NDI langsung masuk ke vMix/OBS

  • output program bisa dipakai oleh komputer lain di network

  • lebih rapi untuk studio atau instalasi tetap


Kenapa NDI Punya Beberapa “Jenis”?

Karena kebutuhan produksi di lapangan itu beragam.

Ada produksi yang:

  • butuh kualitas terbaik dengan latency serendah mungkin,
    tapi ada juga yang:

  • jaringan terbatas,

  • harus mobile,

  • banyak device menumpuk dalam satu switch,

  • atau bahkan berbagi network dengan internet.

Karena itulah NDI berkembang menjadi beberapa format, terutama:
- format bandwidth besar untuk performa maksimal (Full NDI)
- format kompresi untuk menghemat jaringan (HX dan HX3)


1) Full NDI (High Bandwidth): Performa Terbaik, Tapi Berat untuk Network

Full NDI bisa dibilang sebagai mode NDI dengan “kualitas penuh”.

Artinya:

  • gambar sangat detail

  • respon cepat untuk switching live

  • sangat cocok untuk produksi profesional

Namun ada trade-off besar:

Bandwidth-nya tinggi

Karena data video yang dikirim besar, jaringan harus benar-benar kuat. Kalau kamu punya banyak kamera Full NDI, jangan heran kalau switch dan bandwidth LAN akan cepat “penuh”.

Cocok untuk:

  • studio broadcast

  • instalasi permanen

  • event besar dengan jaringan dedicated

  • produksi yang butuh switching cepat tanpa delay


2) NDI|HX: Lebih Irit Bandwidth, Tapi Biasanya Latency Lebih Terasa

Format HX diciptakan untuk situasi yang tidak ideal.

Bedanya dari Full NDI:

  • HX menggunakan kompresi video

  • hasilnya bandwidth jauh lebih kecil

  • namun efek sampingnya bisa berupa latency tambahan dan beban proses decoding

Cocok untuk:

  • setup sederhana

  • jaringan yang tidak dedicated

  • sistem produksi yang butuh efisiensi


3) NDI|HX3: Versi Modern yang Lebih Seimbang

NDI|HX3 bisa dianggap sebagai langkah besar dari HX generasi sebelumnya.

Kalau Full NDI fokus di kualitas maksimal namun berat di jaringan, HX fokus hemat bandwidth namun latency lebih tinggi—maka HX3 mencoba menghadirkan keseimbangan keduanya.

Secara praktik, HX3 menawarkan:

  • kualitas gambar yang lebih baik

  • delay/latency yang lebih rendah

  • pemrosesan yang lebih cepat

  • dan tetap jauh lebih “ramah bandwidth” dibanding Full NDI

Itulah mengapa banyak orang menyebut HX3 sebagai versi NDI yang paling realistis untuk kebutuhan produksi modern.


HX3 Cocok untuk Apa?

HX3 sangat masuk akal dipakai pada produksi seperti:

  • event outdoor/portable

  • instalasi gereja

  • konferensi/seminar kampus

  • produksi multi-kamera PTZ jarak jauh

  • workflow hybrid yang banyak perangkat numpang jaringan yang sama

Dengan HX3, jumlah kamera yang bisa kamu jalankan di satu jaringan akan lebih banyak tanpa membuat network cepat overload.


4) Sudut Pandang Praktis: Bedanya Berasa di Lapangan

Kalau disederhanakan, begini gambaran kasarnya:

Full NDI

Seperti “SDI via jaringan LAN”

  • kualitas dan respon terbaik

  • cocok untuk produksi besar

  • tapi membutuhkan bandwidth tinggi dan network yang kuat

NDI|HX3

Seperti “NDI versi efisien tapi tetap profesional”

  • kualitas tetap tinggi

  • lebih hemat bandwidth

  • cocok untuk kondisi jaringan yang tidak selalu sempurna


5) Dukungan 4K dan Frame Rate Tinggi

Hal menarik dari HX3 adalah kemampuannya yang lebih siap menghadapi workflow modern, termasuk:

  • resolusi 4K

  • frame rate tinggi (bahkan bisa untuk kebutuhan high frame)

Ini membuat HX3 semakin relevan untuk kebutuhan produksi olahraga atau event yang bergerak cepat.


6) Pilihan Preset Kualitas (Low / Medium / High)

Keunggulan lain yang membuat HX3 fleksibel adalah adanya opsi preset kualitas.

Dengan sistem preset, pengguna bisa memilih level kompresi/kualitas sesuai kebutuhan:

  • kamera utama → kualitas tinggi

  • kamera wide/static → medium atau low

  • kamera backstage → low pun cukup

Cara ini membantu produksi untuk tetap stabil tanpa mengorbankan kualitas di kamera yang penting.


7) Kenapa Efisiensi Bandwidth Itu Penting?

Ini poin yang sering dilupakan.

Dalam produksi live, masalah yang paling sering terjadi bukan karena spek komputer kurang, tapi karena:

  • network overload

  • switch tidak kuat

  • kabel bermasalah

  • atau terlalu banyak traffic di jaringan yang sama

Kalau Full NDI dipaksakan di jaringan yang tidak siap, efeknya bisa:
- frame drop
- video patah-patah
- source NDI hilang-timbul
- latency jadi tidak konsisten

Karena itu HX3 sering menjadi pilihan yang “lebih aman” untuk banyak tim produksi.


8) Panduan Cepat Memilih Full NDI atau HX3

Biar gampang, ini patokan simpel yang bisa kamu pakai:

Pilih Full NDI jika:

- network dedicated untuk produksi
- switch bagus (lebih ideal kalau enterprise/10G)
- produksi multi-kamera skala besar
- butuh latency sangat rendah untuk switching cepat

Pilih NDI|HX3 jika:

- produksi event / portable
- jaringan tidak selalu ideal
- ingin banyak kamera dalam satu LAN tanpa membebani network
- butuh kualitas bagus tapi tetap stabil


Kesimpulan

Tidak ada yang benar-benar “lebih bagus mutlak”, karena semuanya tergantung kebutuhan.

Namun secara umum:

  • Full NDI menang di kualitas dan latency paling rendah, tapi butuh jaringan kuat.

  • NDI|HX3 unggul untuk produksi nyata di lapangan: lebih fleksibel, lebih efisien, dan tetap bisa menghasilkan kualitas profesional.

Kalau kamu sedang membangun sistem live production modern, HX3 adalah opsi yang sangat masuk akal untuk keseimbangan performa dan efisiensi.

Artikel berikutnya Keunggulan Fitur Baru Software Streaming Live Production vMix 29 !