Lanjut ke koneten
Audio-Technica M-Series: Pilih yang Tepat untuk Production

Audio-Technica M-Series: Pilih yang Tepat untuk Production

Audio-Technica M-Series: Panduan Lengkap M20x, M30x, M40x, M50x, M70x — Pilih yang Tepat untuk Production
Produk · Audio-Technica · M-Series Monitor Headphones

Audio-Technica M-Series:
Lima Model, Satu Pertanyaan
— Mana yang Tepat Untukmu?

Dari M20x yang entry-level hingga M70x flagship, setiap model M-Series punya karakter suara dan use case berbeda. Panduan ini membantu kamu memilih tanpa salah.

M20x M30x M40x M50x M70x

Audio-Technica M-Series adalah lini headphone monitor yang paling banyak digunakan di industri broadcast, studio rekaman, dan produksi konten di seluruh dunia. Tapi justru karena ada lima model, pertanyaan yang paling sering muncul adalah: apa bedanya, dan mana yang saya butuhkan? Artikel ini memberikan jawaban definitif — berdasarkan spesifikasi teknis, karakter suara, dan use case nyata dari setiap model.

M20xEntry · Pemula
M30xMid · Field
M40xPro · Studio Flat
M50xM50xFlagship All-Around
M70xReference · Mastering

Yang Sama di Semua Model — dan Yang Berbeda

Semua model M-Series berbagi filosofi desain yang sama: closed-back, circumaural (over-ear), dynamic driver. Artinya semua isolasi dari suara luar dan cocok untuk monitoring. Tapi di sanalah kesamaannya berakhir.

Yang membedakan bukan hanya harga — sound signature, driver size, frequency response, impedance, build quality, dan kelengkapan kabel semuanya berbeda secara signifikan antar model. M40x bahkan dianggap oleh banyak engineer sebih cocok untuk mixing dibanding M50x yang lebih mahal, karena karakter suara yang lebih datar. Ini bukan tentang "yang lebih mahal lebih baik" — ini tentang memilih yang tepat untuk kebutuhan spesifik.

Memahami Frequency Response — Angka yang Paling Penting

Frequency response menunjukkan rentang frekuensi yang bisa ditangani headphone. Angka yang lebih besar di ujung atas (Hz tinggi) berarti headphone bisa mereproduksi detail suara yang lebih halus di frekuensi tinggi. Ini sangat penting untuk critical listening dan mastering.

Perbandingan frequency response (representasi proporsional ujung atas)
M20x
15 Hz – 20 kHz
Standar audible range
M30x
15 Hz – 22 kHz
+2kHz lebih luas
M40x
15 Hz – 24 kHz
+4kHz, flat response
M50x
15 Hz – 28 kHz
+8kHz, wide range
M70x
5 Hz – 40 kHz
Widest — mastering grade

Lima Model — Detail Lengkap Per Unit

M20
ATH-M20x
Entry-level monitoring · Ringan · Budget-friendly
Entry
Driver40mm dynamic
Freq. Response15Hz – 20kHz
Impedance47 Ω
Sensitivity96 dB
Weight190g (paling ringan)
KabelFixed coil · tidak detachable
AksesorisAdapter 6.3mm saja
Model paling terjangkau di M-Series. Sound signature relatif flat dengan bass yang cukup, mid yang bersih, dan high yang tidak harsh. Cocok untuk pendengar yang baru mulai belajar monitoring audio atau home studio entry-level. Kabel fixed (tidak bisa diganti) adalah keterbatasan utama. Build quality sangat plastik dan ringan — jangan ekspektasi durabilitas profesional. Impedance 47Ω masih bisa dipakai dari smartphone tanpa amplifier.
Home Studio Pemula Content Creator Awal Listening Harian Video Editing Ringan
M30
ATH-M30x
Mid-range · Foldable · Field recording & dialog monitoring
Mid
Driver40mm dynamic (improved)
Freq. Response15Hz – 22kHz
Impedance47 Ω
Sensitivity98 dB
Weight220g
KabelFixed coil · tidak detachable
Folding✓ Foldable design
Upgrade nyata dari M20x dalam hal mid-range definition — dialog, vokal, dan instrumen akustik terdengar lebih jelas dan detail. Desain foldable membuatnya lebih portabel untuk field work. Sangat cocok untuk monitoring dialog di lokasi shooting atau video editing di mana clarity vokal adalah prioritas. Kabel masih fixed, tapi sensitivity 98dB lebih efisien dari M20x. Banyak dipakai oleh videografer untuk monitoring audio saat merekam.
Field Recording Dialog Monitoring Video Editing On-Location Shoot Podcast Monitoring
M40
ATH-M40x
Professional-grade flat · Mixing workhorse · Detachable cable
Professional
Driver40mm dynamic (professional)
Freq. Response15Hz – 24kHz
Impedance35 Ω (lebih mudah dijalankan)
Sensitivity98 dB
Weight240g
Kabel✓ Detachable (2 kabel inklusif)
Earcup Swivel✓ 90° untuk single-ear monitoring
Ini adalah titik di mana M-Series benar-benar menjadi alat kerja profesional. Flat frequency response yang sejati — tidak ada emphasis di bass atau treble — membuat M40x sangat jujur dalam merepresentasikan mix. Banyak engineer lebih memilih M40x daripada M50x untuk mixing justru karena ini. Detachable cable adalah upgrade besar dari M20x/M30x — kabel yang aus bisa diganti tanpa harus beli headphone baru. Impedance 35Ω turun dari model sebelumnya, lebih mudah dijalankan tanpa amplifier tambahan.
Studio Mixing Instrument Tracking Vocal Recording Audio Post Production Critical Monitoring
M50
ATH-M50x
Industry standard · 45mm driver · All-around flagship
Flagship All-Around
Driver45mm large-aperture (upgrade)
Freq. Response15Hz – 28kHz
Impedance38 Ω
Sensitivity99 dB
Weight285g
Kabel✓ Detachable (3 kabel inklusif)
Folding✓ Foldable + 90° swivel earcup
Headphone yang mendapat sebutan "industry standard" dari ribuan studio dan broadcaster di seluruh dunia. M50x adalah yang paling versatile di M-Series — suaranya lebih engaging dibanding M40x dengan bass yang lebih pronounced, tapi tetap cukup flat untuk monitoring. 45mm driver adalah upgrade fisik yang nyata dari seri di bawahnya. Hadir dengan tiga kabel detachable (coil, straight pendek, straight panjang). Satu-satunya M-Series yang benar-benar all-in-one untuk mixing, tracking, DJ, content creation, dan listening.
Broadcast Monitoring DJ Monitoring Studio Mixing & Tracking Live Sound Content Creation Daily All-Around
M70
ATH-M70x
M-Series flagship · Reference-grade · Mastering & forensics
Reference
Driver45mm large-aperture (optimized)
Freq. Response5Hz – 40kHz (paling luas)
Impedance35 Ω
Sensitivity97 dB
Weight280g
Kabel✓ Detachable (3 kabel inklusif)
BuildMetal components · durabilitas tinggi
Flagship M-Series yang dirancang bukan untuk dinikmati, tapi untuk mengungkap kebenaran dalam audio. Frequency response 5Hz–40kHz adalah salah satu yang terluas di kelas closed-back monitor. Sound signature sangat netral — tidak ada warna, tidak ada emphasis, tidak ada hiasan. Cocok untuk tugas yang menuntut akurasi ekstrem: mastering, audio forensics, post-production audio, quality control broadcast. Driver 45mm dioptimasi berbeda dari M50x — lebih fokus pada resolusi dan transient response daripada impact. Metal housing memberikan durabilitas yang terasa jauh lebih premium.
Audio Mastering Audio Forensics Broadcast QC Post-Production Critical Listening Reference Monitoring

Perbandingan Lengkap Semua Model

Fitur M20x M30x M40x M50x M70x
Driver Size 40mm 40mm 40mm 45mm 45mm
Frekuensi (kHz atas) 20kHz 22kHz 24kHz 28kHz 40kHz
Impedance 47Ω 47Ω 35Ω 38Ω 35Ω
Sensitivity 96dB 98dB 98dB 99dB 97dB
Berat 190g 220g 240g 285g 280g
Kabel Detachable
Jumlah Kabel Inklusif 1 (coil) 1 (coil) 2 kabel 3 kabel 3 kabel
Foldable
90° Swivel Earcup
Carrying Case Soft pouch ✓ Hard case
Build Material Full plastik Full plastik Plastik premium Plastik premium Metal + plastik
Sound Signature Balanced Mid-forward Flat/analytical Slightly warm Reference flat
Terbaik untuk Pemula Field/dialog Mixing All-around Mastering
Pertanyaan yang Paling Sering Ditanyakan

M40x vs M50x untuk Mixing — Mana yang Lebih Baik?

M50x adalah headphone yang lebih populer dan lebih dikenal, tapi M40x sering direkomendasikan lebih tinggi untuk mixing oleh sound engineer profesional. Alasannya: M40x memiliki frequency response yang benar-benar flat — tidak ada boost di bass atau treble. Ini membuat mix yang terdengar bagus di M40x cenderung terdengar bagus di speaker lain juga. M50x memiliki bass yang sedikit lebih prominent dan keseluruhan suara lebih "engaging" — bagus untuk listening dan monitoring, tapi bisa mislead saat mixing karena bass terdengar lebih besar dari kenyataannya. Jika prioritas utama adalah mixing: M40x. Jika butuh satu headphone untuk semua — mixing, monitoring lapangan, DJ, listening: M50x.

Panduan Pilih: Jawab Ini dan Pilihan Kamu Jelas
Setiap pertanyaan mengarah ke model yang paling sesuai dengan kebutuhan spesifikmu.
Budget sangat terbatas, baru mulai belajar audio, atau hanya untuk listening harian di home studio? Tidak ada kebutuhan spesifik selain dapat suara monitoring yang decent.
→ M20x
Sering bekerja di lapangan, monitoring dialog video, atau butuh headphone foldable untuk dibawa-bawa? Field recording, ENG, videografer, atau jurnalis yang butuh monitoring portabel.
→ M30x
Fokus utama adalah mixing di studio atau critical monitoring — butuh flat response yang jujur? Sound engineer, music producer, atau siapapun yang mix harus terdengar akurat.
→ M40x
Butuh satu headphone yang bisa semua — mixing, monitoring broadcast, DJ, on-camera talent, content creation? Versatilitas adalah prioritas. Tidak ingin punya banyak headphone berbeda.
→ M50x
Bekerja di mastering, post-production audio, audio forensics, atau broadcast quality control? Pekerjaan yang menuntut akurasi reproduksi suara paling tinggi yang bisa dicapai headphone.
→ M70x
Rekomendasi untuk Production Broadcast Indonesia

Untuk tim produksi broadcast dan content creation, M50x adalah pilihan paling umum karena fleksibilitasnya — bisa dipakai operator kamera, audio engineer, hingga on-camera talent untuk IFB monitoring. Untuk studio rekaman dan post-production profesional, M40x sebagai headphone mixing dan M70x sebagai reference adalah kombinasi yang sering digunakan. M20x dan M30x cocok sebagai headphone monitoring tambahan untuk crew yang jumlahnya banyak tanpa harus mengorbankan semua budget ke satu headset mahal.

Satu Lini, Lima Karakter —
Semua Tersedia di Core Media

Audio-Technica M-Series adalah investasi jangka panjang. Semua model — dari M20x hingga M70x — tersedia di Core Media Indonesia untuk production dan studio di seluruh Indonesia.

Lihat Audio-Technica di Core Media
Audio-Technica M-Series ATH-M20x ATH-M30x ATH-M40x ATH-M50x ATH-M70x Monitor Headphones Studio Headphones Closed-Back Broadcast Monitoring Mixing Headphones Audio Mastering
Artikel berikutnya Lumantek ez-MD+ Cross Converter HDMI/SDI dengan Audio Mux/Demux