Lanjut ke koneten
CineTreak Cinelive C1: Panduan Lengkap Video Switcher 4-Channel HDMI All-in-One

CineTreak Cinelive C1: Panduan Lengkap Video Switcher 4-Channel HDMI All-in-One

CineTreak Cinelive C1: Panduan Lengkap — Video Switcher 4-Channel HDMI All-in-One untuk Live Streaming Profesional
Produk · CineTreak · Video Switcher

CineTreak Cinelive C1:
Switcher 4-Channel
yang Mengubah Cara Siaran

Satu perangkat kompak untuk switching, streaming, recording, chroma key, PTZ control, dan audio mixing — dirancang oleh kreator film untuk kreator konten profesional.

CineTreak adalah brand yang didirikan oleh tim kreator dengan latar belakang industri film — dan filosofi itu terasa dalam desain Cinelive C1. Switcher 4-channel HDMI ini memadatkan fungsi yang biasanya membutuhkan rack penuh peralatan broadcast ke dalam unit selebar buku, lengkap dengan layar LCD 5.5 inci yang menjadikan setiap pengaturan bisa dilakukan langsung di unit tanpa komputer.

4HDMI Inputs 1080p60
32+Transition Effects
2Simultaneous RTMP Streams
4PTZ Cameras via VISCA

Apa Itu CineTreak Cinelive C1?

CineTreak Cinelive C1 adalah video switcher all-in-one 4-channel HDMI yang mengintegrasikan fungsi switching, live streaming, recording, chroma/luma keying, picture-in-picture, PTZ camera control, dan audio mixing dalam satu unit portable berbobot 670 gram. Dibuat untuk penggunaan tanpa komputer — kamu bisa mengoperasikan seluruh produksi live langsung dari unit atau dari browser web di ponsel/PC melalui jaringan.

Yang membedakan C1 dari switcher sejenis di kelasnya adalah 5.5 inci LCD yang luas — monitor preview bawaan yang menampilkan multiview seluruh source sekaligus, sehingga operator bisa melihat semua feed tanpa monitor eksternal tambahan. Ini adalah keunggulan krusial untuk produksi lapangan atau setup yang ruangnya terbatas.

Anatomy CineTreak Cinelive C1 — panel dan zona kontrol
Layar & Monitor
5.5" LCD FHD wide gamut
Multiview: PGM + PVW + 4 source
Status info: record, stream, timecode
5-way rocker navigation
Source Select & Switching
4× source buttons (baris atas = PGM)
4× source buttons (baris bawah = PVW)
T-bar untuk manual transition
CUT & AUTO buttons
FTB (Fade to Black)
Kontrol & Fungsi
REC button (one-key recording)
STREAM button (one-key live)
PTZ Jog Controller
Rotary encoder (menu nav)
Transition style select
FREEZE / MUTE buttons

Layout Port: Semua yang Ada di C1

Port layout — belakang dan samping unit
Belakang (Rear Panel)
HDMI IN 1 HDMI IN 2 HDMI IN 3 HDMI IN 4 HDMI OUT 1 (PGM) HDMI OUT 2 (PGM) USB-C (UVC Streaming) RJ45 LAN 12V DC Input
Samping Kiri (Left Side)
3.5mm Headphone Out 3.5mm Mic/Line In ① 3.5mm Mic/Line In ② Extended Tally Port USB-A (Recording/Media)
Bawah Unit
VESA 75×75 mounting ¼"-20 mounting thread

Sistem Switching & Layer: Lebih dari Sekadar A/B

C1 menggunakan sistem 2 M/E (Mix Effects) layer yang memungkinkan komposisi video lebih kompleks dari sekadar switch antara dua sumber. Setiap M/E memiliki Program Bus dan Preview Bus, dan kamu bisa menyusun multiple layer secara bersamaan.

Program/Preview Switching
Mode standar broadcast — pilih source di Preview Bus, monitor di LCD, lalu eksekusi dengan AUTO atau CUT. T-bar fisik untuk transisi manual dengan kontrol penuh atas timing dan kecepatan pergantian scene.
T-bar · AUTO · CUT
PiP — Picture in Picture
Tempatkan sumber video lebih kecil di atas background video lain. Posisi, ukuran, dan sumber PiP bisa dikonfigurasi. Ideal untuk reaction cam, split commentary, atau webcam presenter di atas slide presentasi.
Posisi & ukuran kustom
PoP — Pop-Out Picture
Variasi PiP di mana sumber sekunder "pop" ke frame dari sudut tertentu — efek yang populer di konten streaming dan gaming. Berbeda dari PiP biasa karena memiliki animasi masuk yang bisa dikustomisasi.
Animasi masuk kustom
Flexible Layer Switching
9 channel yang bisa diassign secara fleksibel: 4 HDMI input + 2 audio 3.5mm + grafis dari media library + efek + overlay. Setiap channel bisa diroute ke posisi layer yang berbeda dalam komposisi output akhir.
9 assignable channels

32+ Efek Transisi

C1 menyediakan lebih dari 32 efek transisi yang bisa dipilih dan dikustomisasi dari menu layar. Ini jauh melampaui switcher di kelasnya yang biasanya hanya menawarkan Cut, Mix, dan Wipe dasar.

✂️
Cut
🌊
Mix/Dissolve
➡️
Wipe H
⬇️
Wipe V
Diamond
Box Wipe
🔄
Spin
📌
Push
↘️
Diagonal
🔲
Zoom
Flash
+30
& more...

Film-Grade Chroma & Luma Key

CineTreak menyebut keyer-nya sebagai "film grade" — dan ini bukan klaim kosong. C1 mendukung Chroma Key (hapus background hijau atau biru) dan Luma Key (hapus berdasarkan kecerahan) dengan parameter yang bisa diatur secara presisi dari menu LCD.

CK
Chroma Key — Green Screen & Blue Screen
Hapus background warna solid dari sumber video. Parameter yang bisa dikonfigurasi: color selection (hijau/biru), similarity threshold, softness/edge detail, dan spillsuppression. Sangat berguna untuk virtual studio, presenter dengan background grafis, atau efek visual di konten gaming.
Green & Blue screen support
LK
Luma Key — Teks & Logo Overlay
Keying berdasarkan luminance — ideal untuk overlay teks putih di background hitam, logo grafis, atau title cards. Ini metode yang digunakan untuk lower third dan grafis broadcast tradisional. Clip dan Gain bisa diatur untuk presisi edge.
Untuk teks & logo overlay
LG
Logo Overlay — Watermark Statis
Upload logo PNG dengan alpha channel ke internal media library, lalu tempatkan sebagai watermark permanen di atas output. Posisi, ukuran, dan opacity bisa dikonfigurasi. Berguna untuk station ID, watermark brand, atau "LIVE" indicator di sudut layar.
Posisi & opacity kustom
ML
Inner Media Library — 100 Grafis Internal
C1 menyimpan hingga 100 gambar grafis di internal memory — background virtual, logo, lower third still, countdown timer, atau bumper frame. Upload via USB-A. Grafis di-assign ke slot dan bisa dipanggil kapan saja selama produksi tanpa perlu membawa komputer grafis terpisah.
100 images · Upload via USB

Dual RTMP Streaming: Dua Platform Sekaligus

Tekan satu tombol STREAM — dan C1 mulai streaming secara bersamaan ke dua platform yang berbeda. Tidak perlu software encoder di komputer, tidak perlu koneksi USB ke laptop. Semua encoding dilakukan onboard menggunakan H.264 hardware encoder yang menghasilkan stream hingga 1080p60.

Platform yang didukung secara native: YouTube Live, Facebook Live, Twitch, Instagram, TikTok, Skype, dan custom RTMP endpoint apapun. Dua stream bisa ke platform yang sama (sebagai backup) atau ke dua platform berbeda (simulcast).

Dual Output Streaming

UVC via USB-C + Network via LAN — Dua Jalur Berbeda

C1 punya dua jalur streaming yang bisa digunakan bersamaan: USB-C UVC output yang menjadikan C1 sebagai webcam di software seperti OBS, Zoom, atau Streamyard — dan RTMP via LAN/network untuk streaming langsung ke platform tanpa software perantara. Setup hybrid yang sangat fleksibel: stream ke platform via LAN sekaligus input ke OBS via UVC untuk monitoring atau pengolahan tambahan.

PTZ Camera Control via VISCA

C1 mengintegrasikan VISCA protocol PTZ controller yang memungkinkan kontrol hingga 4 kamera PTZ secara bersamaan — pan, tilt, zoom, fokus, aperture, bahkan white balance — langsung dari unit atau dari interface web. Tidak perlu joystick controller PTZ terpisah.

4 PTZ Cameras Simultaneously
Kontrol hingga 4 kamera PTZ dalam satu sistem. Setiap kamera diassign ke nomor VISCA address (1–4). Switch kontrol antar kamera dengan satu tombol di LCD menu. Cocok untuk produksi multi-kamera dengan PTZ di beberapa titik.
VISCA via IP atau Serial
PTZ Jog Controller Fisik
Panel C1 memiliki jog rocker fisik khusus PTZ — gerakkan joystick untuk pan/tilt, putar untuk zoom. Kontrol yang intuitif dan responsif untuk operator yang harus cepat mengarahkan kamera saat siaran berlangsung tanpa melihat keyboard.
Pan · Tilt · Zoom · Focus
Preset Position Call
Simpan posisi PTZ favorit (misalnya: wide shot venue, close-up speaker, medium shot panel) sebagai preset, lalu panggil dengan satu tombol. Kamera bergerak otomatis ke posisi yang tersimpan. Efisiensi yang sangat besar untuk produksi berulang di venue yang sama.
Call preset instan
Web & Mobile PTZ Control
PTZ bisa dikontrol dari interface web di ponsel — scan QR code dari menu C1 untuk akses langsung ke web controller yang responsif. Operator camera bisa mengontrol PTZ dari posisi manapun di venue menggunakan smartphone tanpa perlu berada di dekat switcher.
QR code → instant access

Local Recording: Backup yang Tidak Bisa Gagal

Tekan REC — C1 mulai merekam Program Output langsung ke USB flash drive atau SSD yang terhubung di port USB-A. Rekaman berjalan secara independen dari streaming — kamu bisa merekam dan streaming sekaligus, atau hanya salah satu. Durasi rekaman ditampilkan di LCD status page.

Format recording: H.264 dalam container yang kompatibel dengan semua NLE (DaVinci Resolve, Premiere Pro, Final Cut Pro). Tidak perlu konversi setelah sesi selesai — file langsung siap untuk editing.

Image Freeze — Fitur yang Jarang Disadari Nilainya

Tombol FREEZE di C1 membekukan frame terakhir dari sumber yang sedang on air — output tetap berjalan dengan gambar diam sementara kamu bisa melakukan penyesuaian di balik layar (reposisi kamera, ganti sumber, dll) tanpa penonton melihat gangguan. Ini adalah teknik yang sangat umum di broadcast profesional tapi jarang ada di switcher kelas ini.

Web Control: Operasi dari PC dan Ponsel

C1 terhubung ke jaringan via LAN dan menyajikan interface web yang bisa diakses dari browser di PC, tablet, atau smartphone di jaringan yang sama. Dari interface web ini, semua fungsi switcher bisa dikontrol — switching, PTZ, streaming settings, audio levels — tanpa harus berada di dekat unit fisik.

Untuk mendapat IP address C1, buka Settings di LCD — atau scan QR code yang ditampilkan di layar langsung. Interface web juga mendukung iOS dan Android secara native, dengan layout yang responsif untuk layar ponsel.

Audio Mixing: HDMI Embedded + Analog Input

C1 menangani audio dari dua sumber berbeda secara bersamaan dan mencampurnya ke output program:

4-Channel HDMI Embedded Audio
Semua 4 input HDMI membawa embedded audio yang langsung masuk ke mixer internal. Setiap channel memiliki level control dan bisa diaktifkan AFV (Audio Follow Video) — audio dari sumber yang on air otomatis unmute, sumber lain mute. Mix delay bisa dikonfigurasi untuk sinkronisasi lip-sync.
AFV per channel · Mix delay
2× Analog 3.5mm Mic/Line Input
Dua input analog 3.5mm di sisi kiri unit untuk mikrofon atau line-level device. Level bisa dikontrol secara independen. Berguna untuk menambahkan mikrofon presenter, audio dari mixer eksternal, atau musik dari device terpisah yang tidak punya output HDMI.
Mic & Line level
Headphone Monitoring
Output headphone 3.5mm di sisi kiri untuk monitoring audio program secara real-time. Operator bisa mendengar apa yang keluar ke stream/record tanpa mengganggu speaker ruangan atau monitor lain. Level headphone dikontrol via encoder di panel depan.
Real-time program monitoring
Tally Port Eksternal
Extended tally port di sisi kiri memungkinkan koneksi ke sistem tally eksternal — lampu tally kamera yang menyala saat kamera tersebut on air. Berguna untuk setup dengan kamera operator yang butuh sinyal visual kapan kamera mereka sedang live.
Untuk lampu tally kamera

Use Case Nyata: Siapa yang Paling Diuntungkan?

House of Worship — Ibadah Live Streaming
Ideal Setup
4 kamera PTZ di berbagai posisi gereja dikontrol dari satu operator via C1. Operator switch antar kamera dari switcher yang duduk di meja kecil, sementara PTZ jog controller mengarahkan kamera tanpa kamera operator di tiap posisi. Logo gereja tampil sebagai watermark via logo overlay. Stream langsung ke YouTube via LAN sekaligus record ke USB sebagai arsip. Minimal setup, maksimal coverage.
🎤
Konferensi & Seminar — Virtual Hybrid Event
Multi-Camera
Kamera 1: wide shot ruangan. Kamera 2: close-up pembicara. Kamera 3: layar presentasi. Kamera 4: panel diskusi. C1 switch antar angle secara live sementara stream berjalan ke platform konferensi via RTMP. Presenter remote bergabung via laptop yang masuk ke HDMI IN 4. Chroma key memungkinkan presenter remote dengan background virtual menyatu dengan tampilan konferensi. Web control dari ponsel memungkinkan produser di kursi audience mengontrol switching.
🎮
Gaming & Esports Casting
PiP + Overlay
HDMI IN 1: gameplay dari console/PC. HDMI IN 2: kamera caster. HDMI IN 3: papan skor/grafis dari PC overlay generator. HDMI IN 4: kamera reaksi. PiP menempatkan kamera caster di sudut atas gameplay. Logo event tampil sebagai watermark permanen. Stream ke Twitch dan YouTube secara bersamaan via dual RTMP. Switch ke kamera reaksi saat momen highlight tanpa memotong audio gameplay.
📺
Solo Creator — Virtual Studio Setup
Chroma Key
Satu kamera dengan green screen. C1 chroma key mengganti background dengan grafis virtual dari media library. HDMI IN 2 dari laptop menampilkan screenshare presentasi yang bisa di-switch kapan saja. Logo channel sebagai watermark. Record lokal ke USB sebagai source video untuk editing post-production. Stream via UVC ke OBS untuk tambahan overlay dan chat integration. Semua ini tanpa dedicated video production PC — C1 handle semuanya secara mandiri.
🏟️
Event Lapangan — EFP (Electronic Field Production)
Portable · FTB
Bobot 670g dan ukuran buku menjadikan C1 ideal untuk produksi lapangan. Mount ke light stand via 1/4"-20 thread atau VESA 75 untuk posisi yang fleksibel. Power dari adaptor 12V atau battery bank yang mendukung 12V output. 4 kamera wireless (dengan receiver HDMI) menjadi input. Stream via hotspot LTE router. Record sebagai backup. FTB (Fade to Black) untuk transisi segmen yang bersih. Seluruh produksi dijalankan satu operator dari posisi yang nyaman.

Spesifikasi Teknis Lengkap

Video Input & Output
Video Inputs 4× HDMI
Input Video Format 1080p @ 23.98/24/25/29.97/30/50/59.94/60fps · 1080i @ 50/60fps · 720p · 576p/i · 480p/i
Video Outputs 2× HDMI PGM + 1× USB-C UVC + 1× RJ45 LAN streaming
Output Video Format 1080p up to 60fps
Processing Resolution 1080p @ 23.98/24/25/29.97/30/50/59.94/60fps
Color Processing RGB · YUV
Multiview Output Ya — via LCD internal 5.5 inci
Audio
Audio Inputs (Analog) 2× 3.5mm TRS Stereo (Mic/Line)
Audio Inputs (Digital) 4× HDMI Embedded Audio
Audio Output (Monitor) 1× 3.5mm Headphone
Audio Mixing 4-channel mixing · AFV per channel · Mix delay
Embedded Audio Output HDMI: 4-Channel
Switching & Effects
M/E Layers 2 M/E
Transition Effects 32+ (Cut, Mix, Wipe, Spin, Push, Diamond, Zoom, Flash, dll)
Keying Chroma Key (Green/Blue) + Luma Key
Overlay Logo overlay dengan alpha channel
Picture Composition PiP (Picture in Picture) · PoP (Pop-Out Picture)
Special Function FTB (Fade to Black) · Image Freeze
Graphics Memory 100 images internal
Streaming & Recording
Streaming Protocol RTMP / RTMPs
Simultaneous Streams 2 stream (via USB-C UVC + LAN)
Video Encoding H.264 · 1920×1080 @ 60fps
Supported Platforms YouTube Live, Facebook Live, Twitch, Instagram, TikTok, Skype, custom RTMP
Recording Output USB-A ke flash drive atau SSD eksternal
Connectivity & Hardware
Network 1× RJ45 LAN (untuk streaming + PTZ + web control)
PTZ Control VISCA protocol · Hingga 4 kamera
Tally Extended tally port
Mounting VESA 75×75 · 1/4"-20 thread (depan)
Display 5.5" LCD FHD wide gamut
Control Interface Push buttons · T-bar · 5-way rocker · Rotary encoder · Web browser
Mobile App Android & iOS (via web interface)
Physical
Dimensi 200 × 123 × 45mm (7.9 × 4.8 × 1.8 inci)
Berat 670g (1.47 lbs)
Power 12V DC, 2A (adaptor termasuk) · 7–12V range
Operating Temp 0°C – 50°C (32°F – 122°F)
Sertifikasi CE · FCC · RoHS
OS Compatibility Android · iOS (web control)

C1 vs Kompetitor Kelas Sama

Fitur Cinelive C1 ATEM Mini Yolobox Mini
Video & Input
HDMI Inputs
Max Resolution 1080p60 1080p60 1080p60
Built-in LCD Screen ✓ 5.5" ✓ 8"
Switching & Effects
Transition Effects 32+ 5 Terbatas
Chroma Key
PiP / PoP DVE only
Image Freeze
Media Library 100 images 20 stills Ya
Streaming & Output
Built-in RTMP Streaming ✓ Dual Pro model only
Simultaneous Streams 2 1 (Pro) 3
UVC Output
Local Recording ✓ USB-A ISO model only
Control
PTZ Control ✓ VISCA 4 cam
Web Control ✓ (ATEM SC)
Physical T-bar
Tally Output ✓ (via HDMI)
⚠️
Yang Perlu Diperhatikan

C1 tidak memiliki Wi-Fi built-in — koneksi network hanya via kabel LAN. Untuk streaming dari lokasi tanpa LAN, diperlukan mobile hotspot router atau 4G LTE router yang outputnya terhubung ke RJ45 C1. Juga tidak ada Bluetooth. Untuk produksi mobile, pertimbangkan apakah infrastruktur jaringan tersedia atau siapkan router portable sebagai solusi.

Produksi Broadcast dalam Genggaman,
Harga yang Tidak Mengejutkan

Untuk kelas harganya, CineTreak Cinelive C1 memberikan kemampuan yang tidak wajar — dari 32 efek transisi, dual RTMP streaming, PTZ control 4 kamera, hingga image freeze dan media library 100 slot. Semua dalam unit 670 gram yang bisa dipasang di light stand.

CineTreak C1 Cinelive C1 CineTreak Video Switcher HDMI Live Streaming Switcher PTZ Control VISCA RTMP Streaming Chroma Key Switcher Portable Video Switcher 4 Channel HDMI Mixer UVC Output Picture in Picture Video Switcher Murah Switcher Ibadah Switcher Streaming House of Worship Switcher Video Production All-in-One
Artikel berikutnya RØDECaster Pro II: Panduan Lengkap untuk Podcaster, Streamer & Creator